3 Binis Yang Cocok Untuk Usia Non Produktif

usia non produktifMemasuki usia non-produktif membuat Anda harus bersiap-siap untuk pensiun. Akan tetapi, sebagian orang yang memasuki fase ini memiliki kekhawatiran terhadap kehidupannya. Kekhawatiran mereka dipicu oleh tidak adanya pendapatkan tetap yang mereka dapatkan setiap bulannya, meskipun mereka memiliki asuransi dan penunjang pensiun lainnya.

Untuk menghalangkan rasa khawatir ini, Anda bisa membuka sebuah bisnis. Dengan berbisnis, Anda dapat memperoleh penghasilan di usia non-produktif. Berikut beberapa bisnis yang bisa Anda lakukan setelah pensiun.

1. Bisnis Perkebunan dan Peternakan

Di usia non-produktif, Anda membutuhkan bisnis yang mudah untuk dibangun untuk mengisi waktu luang. Sebagai contohnya adalah bisnis perkebunan dan peternakan. Terlebih lagi, kegiatan yang dekat dengan alam ini memang banyak digemari para orang tua. Bisnis ini pun memiliki banyak peluang, karena kebutuhan hasilnya banyak diminati masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Anda cukup menyediakan lahan untuk membangun lahan peternakan atau pertanian di daerah pedesaan. Selanjutnya, Anda bisa merekrut orang-orang sekitar untuk membantu menjalankan bisnis dan menjadi karyawan. Bukan hanya keuntungan materil penunjang masa non-produktif yang didapatkan, Anda juga membuka lapangan pekerjaan baru untuk penduduk sekitar.

2. Bisnis Properti Sederhana

Bisnis properti bukan berarti Anda menjadi seorang agen perumahan atau makelar tanah. Maksud dari bisnis properti sederhana ini adalah menyewakan kamar kos atau kontrakan. Harga rumah di kota besar seperti Jakarta tidaklah murah, oleh sebab itu sebagian orang memilih untuk menyewa atau mengontrak rumah. Di sinilah peluang Anda untuk membangun bisnis.

Jika Anda memiliki beberapa properti rumah yang tidak ditinggali, rasanya bisnis ini cocok untuk Anda yang telah memasuki usia non-produktif. Selain tidak perlu menyediakan berbagai macam produk atau merekruk karyawan untuk menawarkan jasa, pendapatan yang Anda dapatkan bersifat tetap seperti halnya gaji.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *