Ini Dia 3 Batik Luar Negeri Yang Paling Disukai

Batik sangat populer di Indonesia, bahkan bisa dikatakan sebagai warisan budaya Indonesia. Tapi, di luar Indonesia, ada beberapa negara yang memiliki Batik khas seperti halnya Indonesia. Negara masa saja yang memiliki Batiknya sendiri? Berikut informasi batik luar negeri untuk Anda.

Batik Jepang

Batik luar negeri pertama berasal dari Jepang. Memiliki Kimono sebagai pakaian khas negeri ini, banyak orang tidak tahu bahwa Jepang memiliki Batik khasnya sendiri. Berawal dari kondisi di saat Jepang menjajah Indonesia, ternyata menimbulkan dampak lain untuk Negeri Sakura ini, yaitu terciptanya “Batik Hokokai”. Motif pada batik ini merupakan perpaduan dari budaya lokal Indonesia dengan budaya Jepang, yaitu perpaduan bunga sakuran dan motif batik lokal. Tapi sangat disayangkan, Batik Hokokai terancam punah dan menjadi barang langka dengan harga setinggi langit.

Sebelum terciptanya batik hasil alkulturasi ini, ternyata Jepang sudah memiliki motif batik lain yang tercipta sejak periode Nara pada sekitaran tahun 710-794. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Batik bukanlah hal baru untuk warga Jepang.

Batik Sri Langka

Selanjutnya, batik luar negeri asal Sri Lanka. Masih menjadi negara tetangga Indonesia, Sri Langka juga memiliki Batik khas negerinya. Tapi, Batik-batik yang hadir di negara ini tidak jauh berbeda dengan batik Indonesia. Pasalnya, sebagian besar pengrajinnya berasal dari Indonesia. Hal ini bisa terjadi karena campur tangan penjajah Belanda yang membawa pengrajin batik Jawa ke tanah Sri Langka.

Meski pengrajinnya orang Indonesia, motif Batik Sri Langka lebih di dominasi oleh lukisan gajah dan lambing-lambang kerajaan negeri ini. Tapi, kemiripannya dengan batik Indonesia masih bisa Anda rasakan saat melihatnya.

Batik China

Yang terakhir adalah batik luar negeri asal negeri tirai bambu. Ternyata, Batik sudah lama terkenal di China. Hal ini tidak mengherankan karena China penuh dengan tradisi yang sangat kental. Batik-batik di negeri ini dikerjakan oleh orang-orang yang tinggal di provinsi Guizhou, bagian selatan China. Seperti halnya Batik Indonesia, China juga menggunakan simbol-simbol seperti, naga, burung Phoenix, dan bunga pada Batiknya.

Bukan hanya itu, akulturasi budaya China dan Indonesia membuat lahirnya batik-batik baru dengan motif burung hong, naga, dan qilin. Anda bisa menemukan batik percampuran ini di daerah Lasem, Pekalongan, dan Tasikmalaya.

Itulah tiga batik luar negeri yang bisa Anda ketahui. Tidak heran jika Batik di jadikan warisan dunia, melihat persebarannya yang luas di Asia. Meski banyak Batik lain di luar sana, tentu saja Anda tetap harus bangga dengan Batik yang dimiliki Indonesia. Setuju?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *